Dosen PAI UAD Perkuat Jejaring Akademik Internasional
Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kerja sama penelitian dengan Fatoni University, Thailand. Kolaborasi ini dilaksanakan pada tahun 2024 oleh dua akademisi, yakni Dr. Abdul Hopid, M.Ag dan Dr. Abdulrahman Sama Alee, Lc., M.Ed, sebagai bentuk sinergi dalam pengembangan kajian pendidikan Islam dan isu-isu sosial keagamaan kontemporer. Kerja sama penelitian ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta memperluas kolaborasi akademik di tingkat internasional.
Penelitian bersama tersebut menghasilkan artikel ilmiah berjudul “Dynamics of Madrasas and Muhammadiyah Schools in the Curriculum Policy Transition Era” yang terbit pada tahun 2024. Penelitian ini mengkaji dinamika madrasah dan sekolah Muhammadiyah dalam menghadapi transisi kebijakan kurikulum, termasuk strategi adaptasi kelembagaan, implementasi kebijakan pendidikan, serta tantangan dalam menjaga identitas pendidikan Islam di tengah perubahan sistem pendidikan nasional. Artikel ini memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya diskursus tentang pengembangan pendidikan Islam di era perubahan kebijakan.

Selain itu, kolaborasi riset ini juga menghasilkan artikel ilmiah kedua berjudul “The Footprint of Progressive Women’s Service in Anggana District, Kutai Kartanegara, East Kalimantan” yang terbit pada tahun 2025. Penelitian ini menyoroti jejak pengabdian perempuan progresif dalam pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kajian tersebut menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi penting dalam aktivitas sosial-keagamaan, penguatan nilai-nilai Islam, serta pembangunan masyarakat melalui berbagai bentuk pengabdian yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
Keberhasilan kerja sama penelitian antara PAI UAD dan Fatoni University ini menunjukkan komitmen kedua institusi dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan masyarakat. Luaran berupa dua publikasi jurnal pada tahun 2024 dan 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi internasional tidak hanya memperkuat reputasi akademik, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan kajian sosial-keagamaan di tingkat global.

