Sinergi Penelitian UAD dan UMBY Melahirkan Publikasi Bereputasi Internasional tentang Stres Akademik Siswa
Pada tahun 2024, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) berhasil merealisasikan implementasi kerja sama penelitian melalui kolaborasi antara Zalik Nuryana, M.Pd.I. dan Luky Kurniawan, S.Pd., M.Pd. Kolaborasi ini diwujudkan dalam penelitian berjudul Differential Responses to Academic Stress During the COVID-19 Pandemic, Transition, and the New Normal Period yang dipublikasikan pada Journal of Education and Learning (EduLearn). Penelitian tersebut menjadi bukti nyata sinergi antarlembaga dalam menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional sekaligus memperkuat jejaring riset yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan dan kesehatan mental peserta didik. Penelitian ini terbit pada Volume 18 Nomor 2 Tahun 2024 dengan DOI: 10.11591/edulearn.v18i2.21058.
Penelitian kolaboratif ini mengkaji perbedaan tingkat stres akademik siswa pada tiga fase penting, yaitu masa pandemi COVID-19, masa transisi, dan era normal baru. Dengan menggunakan pendekatan eksperimen melalui desain group pre-test and post-test, penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres akademik siswa berada pada kategori sedang di ketiga periode tersebut, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara masa transisi dan era normal baru. Selain itu, penelitian juga merekomendasikan penguatan program bimbingan dan konseling di sekolah melalui pengembangan strategi coping dan peningkatan resiliensi siswa sebagai upaya mendukung kesehatan mental serta keberhasilan akademik peserta didik.
Keberhasilan publikasi penelitian ini menjadi salah satu luaran penting dari implementasi kerja sama penelitian antara UAD dan UMBY. Kolaborasi tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah dosen, tetapi juga memperkuat budaya riset yang kolaboratif, multidisipliner, dan berorientasi pada penyelesaian permasalahan nyata di dunia pendidikan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi para akademisi, praktisi pendidikan, serta pembuat kebijakan dalam merancang program pendampingan psikologis dan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap berbagai perubahan kondisi pembelajaran di masa mendatang.

