KKN PAI UAD ’18 “RAMADHAN BERKAH RAMADHAN INDAH”

-KKN PAI UAD- Kulon Progo, (3/6). KKN PAI UAD ’18 menyelenggarakan buka bersama dan santunan kepada 37 orang yang termasuk dalam kategori muallaf, anak yatim maupun dhuafa. Tidak hanya itu, dalam serangkaian acara yang dilangsungkan, juga dibarengi dengan launching desa binaan Prodi Pendidikan Agama Islam tepatnya dusun Kenteng, Demangrejo, Sentolo, Kulon Progo.

Dusun Kenteng adalah salah satu dusun di desa Demangrejo yang hidup dikelilingi dengan umat Katolik. Yang disitu mereka seolah menjadi sasaran selanjutnya dalam proses kristenisasi. Dengan adanya desa binaan dari KKN PAI UAD ini adalah sebagai jawaban dari adanya tantangan desa yang dikelilingi oleh warga kristen yang sangat agresif melakukan aksi kristenisasi.

Acara ini bertujuan untuk menguatkan akidah masyarakat, menumbuhkan ghirah, semangat beragama dan beribadah, “Kegiatan ini menjadi tombak utama kami dalam pelaksanaan KKN kali ini, di desa yang berada di antara magnet kristenisasi yang kuat menjadikan kami bertekad untuk menyelamatkan umat Islam dari tarikan magnet kekafiran.” Tutur Dicky Panji.

Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk melatih hidup sederhana dan berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya. Kebangkitan iman, takwa, dan kesadaran diri dapat difasilitasi dengan dilakukannya ibadah puasa. “Melalui santunan anak yatim, kami ingin mengajak semua pihak untuk mengingat kembali bahwa diantara manusia yang sangat banyak ini, ada yang masih sulit untuk sekedar mencari makan. Dan kami rasa, di bulan Ramadhan ini bisa jadi peluang besar untuk memperoleh pahala terbesar dariNya lewat mereka yang diistimewakan oleh Allah dalam KalamNya” ujar Dwi Nur Hadi.

Acara dimulai dengan pembacaan tilawatil Qur’an dari Mahasiswi PAI UAD Mardiana Abdul Majid dan dilanjutkan dengan kajian oleh ustadz Abid Nurhuda S.Pd.I (Alumni PAI UAD 2015) dengan mengusung tema Nuzulul Qur’an. Dalam kesempatan kali ini ustadz Abid menuturkan bahwa Al Quran diturunkan kepada secara bertahap dengan tujuan untuk menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh Nabi Muhammad SAW.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah yang mejadi perwakilan desa dan takmir masjid menuturkan bahwa keberadaan KKN PAI UAD sangat membantu dan bermanfaat bagi warga dusun Kenteng, Demangrejo, Sentolo, “Kami sangat berterimaksih kepada rekan-rekan mahasiswa. Dengan keberadaan KKN PAI UAD di desa kami, mereka mampu menjadi penguat utama dalam aktivitas beribadah kepada Allah dan muamalah kepada sesama” tutur Samiran selaku ketua Ranting Muhammadiyah setempat.

Selepas pengajian selesai, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis santunan oleh Kaprodi PAI UAD. Dilanjutkan dengan buka bersama dan shalat Mahrib berjamaah yang di imami oleh bapak Samiran selaku Pimpinan Ranting Muhammadiyah setempat. Acara berlangsung cukup ramai, karena dihadiri kurang lebih sebanyak 180an warga setempat, tidak hanya sekedar memberikan santunan secara materi, akan tetapi juga memberi motivasi untuk anak-anak yatim dhuafa agar mereka terus semangat dalam menuntut ilmu, baik ilmu umum atau keagamaan. “Mereka itu mutiara Islam, ketika bisa menjaganya maka ia akan tetap indah. Semoga dari titik inilah mereka bisa tumbuh menjadi mutiara-mutiara penghias yang akan terus membuktikan bahwa Islam itu Rahmatan Lil ‘Alamin”. (Ai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *